Sabtu, Juni 6, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kukar Luncurkan Sekolah Pemberdayaan Rakyat, 27 Peserta Mulai Ikuti Program Intensif

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan peternakan melalui program inovatif. Salah satunya lewat Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) yang resmi dideklarasikan di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis (17/7/2025).

Program ini merupakan hasil kerja sama Pemkab Kukar dengan Yayasan Karya Bakti Bumi Indonesia (YKBBI) dan Institut Pertanian Bandung (IPB). Sebanyak 27 peserta terpilih dari tiga subsektor berbeda mengikuti pendidikan intensif, yaitu 9 orang untuk pertanian, 9 orang perikanan, dan 9 orang peternakan.

“Deklarasi ini tindak lanjut dari MoU (Memorandum of Understanding) yang sudah ditandatangani antara Bupati Kukar dengan YKBBI. Saat ini, ada 27 peserta yang mendapat pendampingan langsung,” kata Sekretaris Kabupaten Kukar, Sunggono.

Ia menekankan, program ini tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif dalam membangun kemandirian dan wirausaha di bidang pertanian secara luas. “Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti di peserta, tapi bisa ditularkan ke kelompok lain di kecamatan masing-masing,” ujarnya.

SPR sudah berjalan sejak April 2025 dengan tahapan observasi masalah di lapangan. Pendidikan formalnya berlangsung selama enam bulan, dimulai Mei 2025. Para peserta akan mempelajari 13 materi, terdiri dari 45 persen pembentukan karakter, 35 persen bisnis, dan 20 persen ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui pola ini, Pemkab Kukar menargetkan peningkatan produktivitas sekaligus memastikan program bantuan pertanian dan perikanan berjalan selaras dengan pengembangan sumber daya manusia di sektor tersebut. (adv)

READ  Tutup Masa Jabatan, Edi Damansyah: Politik Kukar Tak Selalu Ramah

BERITA POPULER