Jumat, Juni 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wabup Kukar Pastikan Beasiswa Idaman Dibayar Penuh Rp5 Juta, Cair Bertahap

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, memastikan kebijakan pemangkasan nominal Beasiswa Kukar Idaman batal dilakukan. Seluruh penerima akan tetap mendapatkan dana penuh sebesar Rp5 juta.

Meski begitu, pencairan bantuan tidak dilakukan sekaligus. Rendi menjelaskan, tahap pertama akan disalurkan sebesar Rp1,6 juta, sementara sisanya Rp3,4 juta akan dicairkan melalui APBD Perubahan. “Dalam seminggu akan langsung ditransfer ke rekening penerima. Kalau belum terealisasi, teman-teman bisa kembali lagi ke sini dan kita akan evaluasi Bagian Kesra,” tegasnya di hadapan massa aksi, Kamis (14/8/2025).

Rendi mengapresiasi langkah puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Kukar Menggugat menyampaikan aspirasi langsung di Kantor Bupati Kukar. Menurutnya, aspirasi ini bagian dari kontribusi pemuda dalam membangun daerah. “Ini menambah semangat kita semua untuk berbenah. Memang kita harus melakukan evaluasi terhadap keseluruhan pelaksanaan program Beasiswa Kukar Idaman,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa polemik yang lebih dulu ramai di media sosial merupakan imbas miskomunikasi. Kesalahan terjadi pada sistem pendaftaran yang membuat jumlah pendaftar membludak. Dari kuota awal 1.348 orang per kategori, setelah verifikasi dan validasi jumlah penerima sah membengkak hingga 4.015 orang.

“Antusiasme pendaftar tahun ini melampaui ekspektasi, bahkan tertinggi sepanjang sejarah program ini berjalan. Pada 2025, jumlah pendaftar lebih dari 9.000 orang, dengan penerima juga terbanyak, yakni lebih dari 4.000 orang,” paparnya.

Rendi menepis anggapan mahasiswa bahwa Pemkab Kukar mengabaikan sektor pendidikan. Ia menegaskan, pendidikan tetap menjadi prioritas dan anggaran Beasiswa Kukar Idaman tidak mengalami pemangkasan meski ada gelombang efisiensi.

“Di awal sempat terjadi miskomunikasi karena anggaran tahun 2025 untuk Beasiswa Kukar Idaman hanya sekitar Rp8 miliar, sehingga tidak mencukupi untuk membiayai seluruh penerima. Dengan jumlah lebih dari 4.000 mahasiswa yang memenuhi syarat, dibutuhkan tambahan sekitar Rp12,5 miliar,” jelasnya. (adv/NC)

READ  Pesta Erau Adat Kutai Usai, Bupati: Jaga Tradisi dan Adat Istiadat

BERITA POPULER