
TANJUNG REDEB – Wacana relokasi Rumah Tahanan (Rutan) ke Pulau Derawan atau Maratua menjadi sorotan Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga. Dia sangat menolak tegas jika rutan dipindah ke destinasi wisata yang saat ini menjadi andalan Kabupaten Berau.
“Apalagi Pulau Derawan dan Maratua banyak permukiman dengan jumlah penduduk yang terbatas. Bahkan untuk membangun puskesmas saja sulit mencari lahan, apalagi membangun rutan yang memerlukan area cukup luas,” tuturnya.
Meski menolak rencana relokasi di dua pulau tersebut, tapi Saga mendukung jika pemindahan dilakukan ke pulau lain yang tidak berpenghuni, seperti Pulau Sangalaki, Kakaban, Pulau Semama atau Pulau Panjang.
“Kalau di luar Pulau Derawan saya setuju. Kita masih punya Semama, Sangalaki bahkan Pulau Panjang yang lahannya luas, tapi tidak berpenghuni,” ujarnya.
Namun, Saga mengingatkan tantangan utama jika rutan dibangun di pulau-pulau tak berpenghuni adalah ketersediaan air bersih dan listrik. “Itu satu-satunya masalah di sana. Tapi kalau bisa diatasi, saya pikir lokasinya sangat strategis,” tambahnya.
Rencana relokasi rutan ini masih dalam tahap kajian. Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan segera melakukan studi kelayakan secara menyeluruh, agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan dampak sosial maupun lingkungan di masa mendatang. (adv)




