TENGGARONG – Angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kutai Kartanegara (Kukar) terus merangkak naik setiap tahun. Untuk menekan lonjakan itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar mulai menggencarkan vaksinasi dengue bagi anak-anak sekolah dasar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kukar, Kusnandar mengatakan pihaknya baru saja menerima 3.116 dosis vaksin dari Dinkes Kalimantan Timur (Kaltim). Vaksinasi digelar di empat sekolah di Tenggarong, yakni SDN 028, SDN 001, SDN 003, dan SDN 011. Sementara SDN 037 ditetapkan sebagai sekolah cadangan.
“Kasus DBD selalu muncul tiap tahun bahkan ada yang meninggal. Karena itu kita lakukan vaksinasi supaya anak-anak lebih terlindungi,” kata Kusnandar.
Hingga Mei 2025, Dinkes mencatat 558 kasus DBD di 20 kecamatan Kukar dengan satu korban meninggal. Tenggarong tercatat paling tinggi dengan 116 kasus, disusul Samboja 89 kasus, Tenggarong Seberang 51 kasus, Muara Jawa 49 kasus, dan Muara Badak 47 kasus.
Kusnandar menegaskan vaksin dengue bukan termasuk vaksin program nasional, melainkan vaksin pilihan yang biasanya berbayar. Namun kali ini, vaksin diberikan secara gratis. “Kalau mandiri, orang tua harus bayar. Sekarang gratis, jadi manfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya. (adv)




