TENGGARONG – Sejak dibuka bertepatan dengan libur Idulfitri 1446 hijriah, Taman Tanjong di Jalan Diponegoro, Kelurahan Panji, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) langsung mencuri perhatian warga. Ruang terbuka hijau di depan Museum Mulawarman ini menjadi magnet baru bagi warga yang ingin bersantai bersama keluarga.
Namun membludaknya kunjungan tak sebanding dengan kesadaran menjaga kebersihan. Kondisi ini menjadi sorotan Bupati Kukar, Edi Damansyah. “Saya sedih karena kepedulian terhadap kebersihan masih sangat kurang. Banyak sampah berserakan setelah taman ini ramai dikunjungi,” ujar Edi.
Untuk itu, Edi telah meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar selaku pengelola kawasan untuk segera menata dan mengatur ulang pengelolaan taman, termasuk menindaklanjuti masalah kebersihan dan kenyamanan.
“Memang ada resistensi saat pengaturan dilakukan, tapi itu harus dijelaskan kepada semua pihak agar taman ini tetap terawat,” tegasnya.
Selain Taman Tanjong, Edi juga menyoroti Taman Titik Nol yang tak kalah ramai pengunjung. Keduanya kini menjadi ikon baru wisata lokal di jantung Tenggarong. Namun ia menegaskan, penataan harus dilakukan agar dua kawasan ini tetap menjadi ruang publik yang nyaman dan asri.
“Kalau tidak diatur dari sekarang, keindahan dan fungsi taman ini bisa hilang,” tutup Edi. (adv)




