Jumat, Juli 19, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Saga Minta Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik di Objek Wisata

TANJUNG REDEB – Pemadaman listrik sudah menjadi hal biasa bagi masyarakat Kabupaten Berau. Hal itu masih sering terjadi belakangan ini. Melihat kondisi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Berau, Saga meminta PLN Berau untuk memperhatikan kesiapan listrik sebelum memasuki hari-hari besar, seperti Idulfitri, Natal ataupun Tahun Baru.

Dia mengatakan, salah satu lokasi destinasi wisata andalan yakni Pulau Derawan juga menjadi langganan pemadaman listrik saat momen libur Lebaran. Dia menyebut, PLN perlu melakukan antisipasi terhadap hal tersebut karena  akan berdampak pada para wisatawan, terutama wisatawan asing yang datang berlibur.

“Pemadaman ini juga sering terjadi ketika momen liburan. Seharusnya hal seperti ini bisa diantisipasi, karena bukan sekali saja saya alami. Hampir setiap Lebaran juga saya hubungi pihak PLN,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya berharap kepada PLN Berau untuk maksimal memperhatikan kondisi mesin pembangkit listrik di daerah-daerah wisata agar aktivitas wisatawan yang berkunjung tidak terganggu.

“Ini sering terjadi setiap momen liburan, bukan kali ini saja. Dan semuanya tidak berfungsi akibat tidak ada kestabilan dari PLN pada saat kunjungan membeludak,” bebernya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mendorong PLN untuk melakukan evaluasi mengenai kejadian pemadaman listrik di destinasi wisata andalan Bumi Batiwakkal itu. Menurut Saga, yang perlu dievaluasi adalah mesin pembangkit listrik. Bisa karena mesin sudah berumur lama maupun daya bangkit yang kurang.

“Selain itu, yang perlu dievaluasi adalah petugas yang ada di Pulau Derawan. Kalau petugasnya lalai, listrik yang ada akan padam. Tentu ini akan menjadi kesan buruk bagi wisatawan yang datang,” imbuhnya.

Dirinya berharap kejadian serupa tidak terulang. Dia juga meminta jangan menganggap sepele persoalan pemadaman listrik tersebut.  “Karena ini berdampak luas. Bahkan kita khawatirkan kementerian negara nantinya menilai Berau ini sulit untuk dikunjungi karena infrastruktur listriknya kurang memadai,” tutupnya. (adv)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER