Jumat, Juni 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Loa Janan Fokus pada Pemulihan Jangka Panjang Pascabencana Longsor dan Banjir

TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penanganan bencana longsor dan banjir hingga tahap pemulihan jangka panjang. Meski evakuasi dan langkah darurat telah dilakukan, persoalan di lapangan masih menyisakan banyak pekerjaan.

Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar penanganan tidak berhenti sebatas respons cepat. Menurutnya, rencana pascabencana harus diperkuat agar solusi yang diambil benar-benar berkelanjutan.

“Kita sudah punya tim penanganan bencana, tapi pembahasan pasca bencana masih perlu diperkuat. Harus ada tindak lanjut yang jelas, supaya warga terdampak mendapatkan kepastian,” ujarnya, Selasa (3/5/2025).

Salah satu fokus utama adalah validasi data serta kajian teknis terkait relokasi warga. Dua titik rawan, yakni KM 28 Desa Batuah dan Desa Purwajaya, menjadi prioritas. Desa Purwajaya bahkan disebut sudah berulang kali dilanda bencana dalam beberapa tahun terakhir.

“Desa Purwajaya sudah jadi langganan bencana, sementara di Batuah jumlah rumah terdampak longsor meningkat dari 16 menjadi 29 unit hanya dalam waktu singkat. Ini harus segera kita carikan solusi permanen,” jelas Hery.

Sebagai langkah awal, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kukar dijadwalkan meninjau lahan yang diusulkan untuk relokasi warga terdampak. Peninjauan itu juga akan melibatkan Komisi III DPRD Kukar untuk memastikan lokasi yang dipilih memenuhi standar kelayakan.

“Perkim akan menilai apakah lahan tersebut layak dijadikan lokasi relokasi. Waktu kunjungan masih dalam proses koordinasi,” tambahnya.

Hery mengakui masih banyak tantangan di lapangan, mulai dari keterbatasan fasilitas, kondisi geografis, hingga kesiapan anggaran untuk membangun hunian baru. Karena itu, ia berharap adanya sinergi lebih erat antarinstansi guna menghasilkan kebijakan konkret yang berpihak pada warga.

READ  Tepis Anggapan Miring, Pemkab Kukar Terus Lakukan Pengembangan Pulau Kumala

“Ini bukan sekadar penanganan cepat, tapi bagaimana kita menyiapkan tempat tinggal yang aman dan layak untuk masa depan warga. Tidak bisa lagi ditunda,” tegasnya. (Adv/NC)

BERITA POPULER