
TANJUNG REDEB – Berbagai pelanggaran lalu lintas masih terjadi di tengah ramainya arus lalu lintas di pusat Kota Tanjung Redeb. Meski kerap digencarkan penertiban oleh petugas kepolisian, namun perilaku berkendara yang berisiko masih marak terlihat.
Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah menilai sudah saatnya Kabupaten Berau memiliki sistem pengawasan modern seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Menurutnya, ketiadaan ETLE membuat penegakan hukum di jalan raya belum berjalan maksimal.
Kondisi lalu lintas yang semakin kompleks membuat pengawasan dengan ETLE menjadi kebutuhan mendesak. “Lalu lintas kita sudah sangat dinamis, pelanggaran terjadi hampir setiap hari. Tanpa ETLE, kita hanya mengandalkan razia manual yang cakupannya terbatas,” ujarnya.
Dirinya menilai kehadiran ETLE bukan hanya untuk menindak pelanggar, tetapi juga meminimalkan interaksi langsung antara petugas dan pengendara. Ini dianggap dapat mengurangi potensi gesekan serta memastikan penegakan hukum berjalan lebih objektif.
“ETLE itu bukan sekadar alat tilang, tapi sistem yang membuat ketertiban lalu lintas lebih transparan. Semua terekam kamera, tidak ada debat di lapangan,” jelasnya.
Politikus NasDem ini menegaskan, percepatan pemasangan ETLE harus menjadi kerja bersama antara Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Berau. Koordinasi yang kuat diperlukan agar titik pemasangan tepat sasaran, terutama di ruas-ruas rawan pelanggaran di Tanjung Redeb.
“Kalau dua instansi ini sejalan, implementasinya pasti lebih mudah. Kami di DPRD siap mendukung,” tegasnya.
Hingga kini, Berau tercatat sebagai salah satu daerah yang belum memiliki perangkat ETLE. Kondisi ini dinilai ironis mengingat pusat kota kerap diwarnai pelanggaran seperti pengendara tanpa helm, berhenti sembarangan, hingga aksi nekat melawan arus.
Liliansyah berharap Pemkab Berau segera menginisiasi program pengadaan ETLE dalam dokumen perencanaan resmi, agar prosesnya dapat berjalan tahun depan. “Ini bukan lagi wacana. Keselamatan masyarakat jauh lebih penting. ETLE harus segera diwujudkan,” pungkasnya. (adv)




