
TANJUNG REDEB – Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna Kalalembang mengimbau generasi muda untuk tidak terlena oleh kemajuan teknologi informasi yang dapat melemahkan semangat belajar dan menurunkan produktivitas.
Ia menyampaikan prihatin terhadap menurunnya semangat belajar di kalangan anak muda akibat penggunaan teknologi informasi yang tidak bijak. Menurutnya, teknologi seharusnya menjadi alat bantu yang mendorong kemajuan, bukan justru menjadikan generasi muda pasif dan malas.
“Padahal generasi muda ke depan yang akan mengambil alih peran kami. Tapi itu butuh tekad. Jangan cuma jadi penonton medsos,” tegasnya.
Ratna juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, tidak hanya dalam aspek ekonomi dan sosial, tetapi juga dalam merespons arus informasi dan pengaruh budaya asing yang masuk melalui media digital.
Ia menekankan pentingnya kemampuan menyaring informasi, memperluas wawasan, dan meningkatkan minat baca sebagai tameng dari pengaruh negatif budaya luar.
“Teknologi memiliki sisi baik dan buruk. Manfaatkan sisi baiknya, dan jauhi yang buruk. Jangan jadi budak teknologi hanya karena mengikuti tren yang tidak mendidik. Banyaklah membaca dan terus kembangkan diri,” pesannya.
Lebih lanjut, Ratna menyatakan masa depan Indonesia dalam lima tahun ke depan sangat bergantung pada kualitas generasi muda saat ini. Untuk itu, ia mendorong para pelajar dan mahasiswa untuk membangun karakter, menumbuhkan semangat belajar, dan memiliki tekad kuat untuk menjadi pemimpin masa depan.
“Jangan hanya jadi generasi yang mengikuti arus. Jadilah generasi pemimpin. Itu semua harus dimulai dari niat dan usaha yang serius dari sekarang,” pungkasnya. (adv)




