Kamis, Juni 4, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Harapkan ADK Fokus untuk Kebutuhan Dasar

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris menilai pemanfaatan Anggaran Dana Kampung (ADK) belum tepat sasaran. Dia menuturkan, beberapa kampung belum maksimal dalam menggunakan ADK, sehingga hal tersebut tidak memberi manfaat besar pada masyarakat.

Gideon mencontohkan, Kampung Long Suluy, Kecamatan Kelay saat ini masih mengandalkan bantuan dari perusahaan sekitar terkait penyediaan air bersih.

“Hal tersebut sangat disayangkan. ADK seharusnya dapat direalisasikan langsung oleh pemerintah kampung untuk membiayai kebutuhan mendasar warga, bukan justru mengandalkan bantuan eksternal,” tegasnya.

Menurutnya, penggunaan anggaran perusahaan untuk fasilitas yang seharusnya dapat direalisasikan melalui ADK menandakan adanya ketidaktepatan prioritas dalam perencanaan dan penganggaran di tingkat kampung.

“Fasilitas air bersih itu justru dibangun menggunakan dana perusahaan yang beroperasi di sekitar kampung. Ini menunjukkan bahwa ADK belum diarahkan secara optimal untuk kepentingan dasar masyarakat,” ungkapnya.

Gideon menekankan kampung-kampung di Kecamatan Kelay seharusnya mampu memaksimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki. Dengan dukungan kondisi geografis dan ketersediaan air, pembangunan infrastruktur dasar seperti jaringan air bersih semestinya bisa menjadi prioritas utama dalam penggunaan ADK.

“Wilayah hulu Kelay punya potensi alam yang besar, khususnya sumber daya air. Seharusnya ini bisa dimanfaatkan menjadi basis pembangunan infrastruktur dasar yang dibiayai dari ADK, bukan malah mengandalkan dana dari pihak lain,” jelasnya.

Ia mengingatkan ADK merupakan instrumen penting untuk mendukung pemerataan pembangunan hingga ke kampung-kampung terpencil. Karena itu, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kampung (RKP-K) harus benar-benar memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat sebelum mengalokasikan anggaran untuk kegiatan lainnya.

“Ke depan kami berharap pemerintah kampung lebih matang dalam menyusun prioritas anggaran. Kebutuhan dasar warga harus berada di urutan paling atas, tidak boleh diabaikan,” katanya.

READ  Arman: Penyatuan Stiper dan UMB Jangan Terburu-buru

Gideon juga meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk memberikan pendampingan lebih intensif kepada kampung-kampung di hulu Kelay agar pengelolaan ADK sesuai dengan peraturan dan prinsip pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah dari ADK benar-benar memberikan manfaat langsung dan nyata bagi masyarakat. Ini penting agar pembangunan kampung berjalan merata, khususnya di daerah hulu,” pungkasnya. (adv)

BERITA POPULER