Jumat, Juni 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Festival Wisata Kuliner Loa Lepu Jadi Langkah Awal Menuju Desa Wisata Mandiri

TENGGARONG – Aroma jajanan tradisional dan kopi racikan lokal memenuhi udara Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, sejak awal Agustus. Desa yang berada di jalur strategis menuju Samarinda itu kini bertransformasi menjadi pusat keramaian baru lewat Festival Wisata Kuliner Loa Lepu.

Momentum Hari Kemerdekaan RI ke-80 dimanfaatkan Pemerintah Desa Loa Lepu untuk memperkenalkan potensi lokal sekaligus membangun identitas desa sebagai destinasi wisata kuliner. Festival ini dijadwalkan berlangsung hingga 18 Agustus 2025 dengan antusiasme pengunjung yang terus meningkat setiap harinya.

Kepala Desa Loa Lepu, Sumali, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kemandirian ekonomi desa.

“Kami sudah menyiapkan masterplan untuk kawasan wisata desa. Lokasinya sedang dimatangkan, tapi konsepnya sudah jelas. Festival ini menjadi pintu masuk untuk mewujudkan rencana tersebut,” ujar Sumali.

Setiap hari, ratusan pengunjung menikmati aneka sajian khas buatan warga, mulai dari kuliner tradisional hingga kreasi modern. Aktivitas ini menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM dan memperkuat semangat ekonomi kerakyatan.

“Harapannya, ketika uang berputar di desa, kesejahteraan masyarakat meningkat. Itu tujuan utamanya,” tegas Sumali.

Dengan posisi strategis di jalur utama Tenggarong–Samarinda, Loa Lepu diyakini memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat wisata baru. Dukungan masyarakat menjadi kunci agar konsep wisata berbasis kuliner dan budaya ini terus berlanjut.

“Kami punya niat baik dan berharap dukungan penuh dari warga. Kita mulai dari langkah kecil, dan semoga langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi ekonomi desa,” tutupnya. (as/adv)

READ  DLHK Kukar Pangkas Pohon Rawan di Jalur Padat Tenggarong

BERITA POPULER