Kamis, Juni 4, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dorong Pengembangan Jagung sebagai Arah Baru Ekonomi Daerah

TANJUNG REDEB – Dorongan untuk mengubah arah pembangunan ekonomi daerah kembali disampaikan DPRD Berau. Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, menilai sudah saatnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau beralih dari ketergantungan pada sektor-sektor ekstraktif mulai memberi perhatian serius pada sektor pertanian, terutama komoditas jagung yang memiliki prospek sangat menjanjikan.

Waris menyampaikan komoditas seperti batu bara, kelapa sawit, dan besi tua selama ini memang menjadi penopang ekonomi Berau, namun ketiganya tidak dapat dijadikan tumpuan jangka panjang karena sifatnya yang mudah terpengaruh fluktuasi harga global dan berdampak pada lingkungan.

Menurutnya, pengembangan komoditas jagung justru membuka ruang bagi ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan. “Sumber daya alam kita terbatas. Kita harus menyiapkan sektor yang bisa bertahan untuk jangka panjang,” ujarnya.

Ia menilai lahan-lahan yang tersedia di berbagai kecamatan sangat memungkinkan untuk pengembangan jagung dalam skala besar. Selain sebagai bahan baku utama pakan ternak, jagung juga dapat diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai tinggi yang dapat dipasarkan secara luas.

Waris menegaskan komoditas ini bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru Berau jika dikelola dengan perencanaan matang.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya hilirisasi untuk menghindari pola lama yang hanya menjual bahan mentah. Pembangunan pabrik pakan ternak atau fasilitas pengolahan turunan jagung dianggap perlu agar nilai tambah tercipta di daerah.

“Jika pengolahan dilakukan di Berau, otomatis lapangan kerja tercipta dan manfaat ekonominya lebih besar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain pertanian, Waris turut menyinggung kondisi sektor energi, khususnya PLTU, yang kini mulai mengalami penurunan profitabilitas. Baginya, tren tersebut menjadi sinyal bahwa Berau harus segera menyiapkan sektor alternatif yang lebih ramah lingkungan dan memiliki keberlanjutan jangka panjang.

READ  Waris Minta Taman Kota Ditata dan Tak Perlu Dipagar

“Dengan melemahnya kinerja PLTU, sudah saatnya kita memperluas sumber ekonomi baru yang lebih adaptif,” katanya.

Ia pun optimistis dengan strategi yang tepat, Berau mampu keluar dari ketergantungan terhadap komoditas ekstraktif dan beralih menuju ekonomi yang lebih beragam.

“Kita harus mulai membangun fondasi ekonomi baru. Pertanian, terutama jagung, adalah peluang besar yang tidak boleh dilewatkan,” tutupnya. (adv)

BERITA POPULER