Kamis, Juni 4, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dorong Kopi Liberika Berau Dikenal Luas

TANJUNG REDEB – Pengembangan kopi liberika yang berasal dari Kampung Suka Murya dan Dumaring, Kecamatan Talisayan menjadi sorotan Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto. Dia mendorong adanya pembenahan terkait pemasaran kopi tersebut. Dinas Perkebunan (Disbun) harus maksimal dalam pendampingan pada petani.

“Kita sudah punya Kopi Sumber Mulya yang sudah memiliki produk kemasan. Jadi kita harapkan pengembangan dapat maksimal dan dapat memberi manfaat baik untuk menambah kualitas dan kuantitas kopi tapi juga untuk masyarakat,” ungkapnya.

Agar pengembangan kopi di kampung-kampung yang ditargetkan itu berjalan maksimal, Subroto meminta dinas terkait untuk terus menggalakkan berbagai program pelatihan dan pemberian bantuan yang dibutuhkan.

“Pelatihan dan peningkatan kapasitas para petani kopi yang dilakukan untuk mengatasi organisme pengganggu tanaman seperti hama ini, pastinya kita dukung. Itu baik agar hasilnya makin baik,” bebernya.

Tak hanya pelatihan dan bantuan, Subroto juga mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan pasar bagi petani. Tujuannya agar kopi yang dihasilkan bisa dijual ke pasar yang lebih luas.

“Sehingga perlu ada kerja sama antara Dinas Perkebunan dan Diskoperindag untuk sama-sama melihat peluang pasar agar petani kopi dapat menjual hasilnya,” tegasnya.

Ke depan, Subroto berharap agar berbagai komoditas perkebunan termasuk kopi benar-benar diberdayakan. Hal ini jika dikelola dengan baik akan memiliki kontribusi juga untuk pendapatan asli daerah.

“Kita sudah punya coklat, kakao yang terkenal. Kita mau supaya kopi ini juga jadi peluang kita selain untuk masyarakat, untuk pendapatan asli daerah,” tandasnya. (adv)

READ  Banyak Korban Tenggelam di Sungai, Falentinus Minta Warga Waspada

BERITA POPULER