Rabu, Juni 3, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Disdikbud Kukar Matangkan Persiapan Festival Erau 2025, Pastikan Seluruh Agenda Sesuai Jadwal

TENGGARONG – Menjelang pelaksanaan Festival Erau 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan adat tahunan ini berjalan sesuai jadwal dan tetap mempertahankan nilai kesakralannya.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, dihadiri unsur Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Forkopimda, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pada Rabu (3/9/2025).

Dalam rapat tersebut, Thauhid menyampaikan bahwa Erau tahun ini akan berlangsung pada 21–29 September 2025, dengan rangkaian adat kesultanan yang telah dimulai sejak 12 September 2025.

“Rapat hari ini sudah kita finalkan. Semua agenda akan dilaksanakan sesuai jadwalnya. Nanti juga akan ada lagu resmi Erau yang akan kita rilis,” ungkap Thauhid.

Beberapa agenda utama telah dijadwalkan, di antaranya:

  • Pembukaan resmi di Stadion Rondong Demang pada 21 September 2025
  • Ritual Beseprah pada 25 September 2025
  • Tradisi Belimbur pada 28 September 2025
  • Penutupan pada 29 September 2025 dengan prosesi Merebahkan Tiang Ayu dan ziarah ke makam Raja-Raja Kutai.

Kehadiran tamu penting juga dipastikan menambah semarak pelaksanaan Erau. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dijadwalkan hadir pada puncak acara Belimbur (28 September).

“Beliau datang dari Balikpapan langsung ke Tenggarong dengan biaya sendiri. Bahkan suaminya juga masih memiliki ikatan kekerabatan dengan pihak kesultanan,” jelas Thauhid.

Ia juga menegaskan bahwa pembagian tugas antara pemerintah daerah dan kesultanan sudah jelas: pemerintah menangani kegiatan seremonial seperti pembukaan, expo, dan lomba olahraga tradisional, sedangkan prosesi sakral sepenuhnya menjadi kewenangan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

“Kami berharap kesakralan Erau tidak berkurang, tetapi keramaiannya tetap dirasakan masyarakat. Meski anggaran terbatas, ini bagian dari menjaga marwah masyarakat Kukar. Insya Allah tidak akan mengurangi nilai dan kehormatan Erau,” pungkas Thauhid. (as/adv)

READ  Baznas Kukar Tempati Kantor Baru di Tenggarong Seberang

BERITA POPULER