Sabtu, Juni 6, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dinas PU Kukar Fokuskan Rp64 Miliar untuk Proyek Pengendalian Banjir di Tenggarong

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmennya mempercepat penanganan banjir di Tenggarong, setelah beberapa waktu lalu hampir seluruh wilayah kota terendam. Sejumlah proyek pengendalian kini tengah digarap agar kejadian serupa tidak kembali berulang.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kukar, Awang Agus, menjelaskan bahwa banjir yang terjadi disebabkan luapan sungai yang membuat saluran drainase tidak berfungsi optimal. “Air sungai naik, saluran drainase yang kita bangun sebelumnya tidak bisa berfungsi maksimal. Akibatnya air kembali menggenangi permukiman,” ungkapnya, Kamis (12/6/2025).

Sebagai langkah konkret, Dinas PU telah memulai proyek pengendalian banjir di 10 titik strategis Tenggarong. Fokus pengerjaan mencakup pembangunan dan peningkatan sistem drainase perkotaan, termasuk lanjutan kanal pengendali banjir di kawasan Taman Kota Raja, serta penataan drainase di Loa Ipuh dan Rapak Mahang yang kerap menjadi langganan genangan.

“Wilayah-wilayah yang kemarin terdampak, seperti Loa Ipuh, sudah kita masukkan dalam daftar prioritas. Sistem drainase akan ditata ulang agar lebih efektif mengalirkan air,” jelas Awang.

Untuk mendukung proyek tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp64 miliar melalui sub-kegiatan bidang drainase. Dana ini mencakup keseluruhan kebutuhan, mulai dari biaya konsultan perencana, konsultan pengawas, hingga administrasi proyek. “Nilai Rp64 miliar itu pagu keseluruhan. Setelah dipotong untuk konsultan dan administrasi, akan dialokasikan untuk pelaksanaan fisik secara bertahap,” tambahnya.

Dengan pembangunan sistem drainase yang lebih terintegrasi dan modern, Dinas PU Kukar berharap risiko banjir di Tenggarong dapat ditekan secara signifikan, terutama saat musim hujan tiba. (Adv/NC)

READ  Tindaklanjut Hasil Review BPKP, Bupati Minta OPD Segera Evaluasi

BERITA POPULER