TENGGARONG – Desa Loa Lepu di Kecamatan Tenggarong Seberang kini tengah bertransformasi menjadi pusat wisata kuliner baru di Kutai Kartanegara (Kukar). Sejak awal Agustus, desa yang berada di jalur strategis menuju Samarinda ini menggelar Festival Wisata Kuliner yang berlangsung hingga 18 Agustus 2025.
Kepala Desa Loa Lepu, Sumali, menjelaskan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga merupakan langkah awal dalam mewujudkan desa wisata kuliner resmi yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Festival ini adalah pintu masuk kami untuk membangun destinasi wisata sekaligus menguatkan ekonomi desa melalui UMKM lokal,” ujar Sumali.
Setiap harinya, ratusan pengunjung datang menikmati aneka kuliner tradisional hingga kreasi modern hasil olahan warga. Lokasi strategis desa di jalur Tenggarong–Samarinda menjadi modal besar dalam menarik minat wisatawan serta pelaku usaha kuliner.
“Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat agar ekonomi desa semakin maju melalui langkah kecil ini,” tambahnya.
Festival ini juga menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM kuliner untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus menumbuhkan perputaran ekonomi desa. Pemerintah Desa berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan agar Loa Lepu semakin dikenal sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di Kukar.
Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas masyarakat, Festival Wisata Kuliner Loa Lepu menjadi contoh nyata bagaimana desa mampu berinovasi dan mandiri secara ekonomi melalui sektor wisata berbasis lokal. (as/adv)




