TENGGARONG – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pengembangan potensi wisata bahari lokal dengan memberikan pelatihan dan sertifikasi diving (menyelam) bagi anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Program ini untuk memperkuat kompetensi pemandu wisata di Kecamatan Marangkayu, Muara Badak, dan Samboja Barat.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta mengatakan, pelatihan ini bertujuan mencetak pemandu wisata profesional yang mampu mengelola potensi wisata bahari secara optimal.
“Kami membekali SDM (sumber daya manusia) pokdarwis dengan sertifikasi diving untuk meningkatkan kualitas layanan wisata. Program ini merupakan bagian dari strategi pengembangan wisata berbasis masyarakat,” ujar Ridha.
Pelatihan dimulai dengan teori di Kolam Renang Putri Junjung Buyah, Tenggarong, dilanjutkan praktik menyelam di laut sekitar Kota Bontang. Sebanyak 20 peserta dari tiga Pokdarwis, yaitu Pantai Biru Kersik, Pesona Pangempang, dan Karya Ambalat, mengikuti pelatihan ini.
Para peserta akan mendapatkan sertifikasi pemandu diving level dasar (Open Water Diver). Di antaranya juga akan melanjutkan ke tingkat lanjutan (Advanced Open Water Diver). Sertifikasi ini dirancang agar para peserta mampu memberikan pengalaman wisata menyelam yang aman dan berkualitas kepada wisatawan.
“Dengan sertifikasi ini, pemandu wisata tidak hanya lebih profesional, tetapi juga memiliki daya tarik lebih untuk menarik wisatawan minat khusus, seperti pecinta diving,” kata Ridha.
Kukar memiliki potensi wisata bahari yang besar, mulai dari ekowisata pesisir hingga spot diving yang menjanjikan. Ridha optimistis, dengan adanya pemandu bersertifikasi, pengelolaan wisata bahari akan semakin terstruktur dan menarik lebih banyak wisatawan.
“Potensi wisata bahari di Kukar sangat besar, terutama diving. Dengan hadirnya pemandu bersertifikasi, daya tarik wisata di daerah ini akan meningkat dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat lokal,” jelasnya.
Dispar Kukar berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga membuka peluang pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. (adv)