
TANJUNG REDEB – Pemerataan akses internet menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Berau. Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Berau, Vitalis Paulus Lette.
Ia menegaskan ketersediaan jaringan internet yang merata antara kampung dan kota dapat menjadi pendorong utama peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, meski kesenjangan ekonomi antara masyarakat kampung dan kota di Berau kini mulai menurun, namun perbedaan akses terhadap infrastruktur digital masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.
Ia menilai, tanpa dukungan jaringan internet yang memadai, masyarakat di kampung akan kesulitan mengembangkan usaha, memperluas pasar, maupun mengakses berbagai informasi dan layanan publik.
“Saat kita bahas terkait pemerataan, dapat dikatakan penghasilan di kampung dan kota itu sudah mulai seimbang. Tapi, kalau akses internet di kampung masih terbatas, dampaknya bisa ke berbagai sektor, termasuk penghasilan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat menjadikan pembangunan infrastruktur internet sebagai salah satu prioritas utama dalam program pemerataan pembangunan. Menurutnya, perlu adanya sinergi antara pemerintah dan pihak swasta untuk mempercepat perluasan jaringan hingga ke wilayah terpencil.
“Pemerataan akses internet adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kampung,” pungkasnya. (adv)




