Kamis, Juni 4, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkab Berau Diminta Fokus Tekan Angka Putus Sekolah

TANJUNG REDEB – Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, persentase angka putus sekolah untuk kelompok remaja usia 16-18 tahun tergolong cukup tinggi di Bumi Batiwakkal. Hal ini menunjukkan kurangnya minat anak untuk bersekolah.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi masalah ini, seperti faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor komunikasi internal keluarga, faktor sosial dan faktor kesehatan.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong sangat menyayangkan tingginya persentase anak putus sekolah pada usia tersebut. Menurutnya, pendidikan adalah hal penting masa depan anak untuk mengejar cita-citanya setinggi-tingginya.

Karena itu katanya, kasus putus sekolah harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. “Jangan dibiarkan hal seperti ini, Pemkab Berau seharusnya bisa perhatikan dengan serius terkait angka putus sekolah,” ungkapnya.

Dia membeberkan, pihaknya akan melakukan monitoring terkait permasalahan yang ada di lapangan. Akar permasalahan akan dicari untuk mengetahui persoalan apa yang memicu terjadinya anak putus sekolah.

Dikatakannya, putus sekolah merupakan suatu hal yang tidak bisa dinilai berdasarkan satu kesimpulan saja, harus dengan turun ke lapangan sehingga bisa memahami.

“Kita akan lihat nanti apa masalahnya, apakah karena terbentur dengan ekonomi atau karena kurangnya SMA/SMK, dari sini akan kita ambil langkah,” tuturnya.

Politikus Gerindra itu menyebutkan akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas permasalahan ini.

“Kita akan koordinasi untuk bersama-sama membahas dan mencari solusi persoalan itu, agar angka anak putus sekolah dapat ditekan,” jelasnya.

Peri menegaskan, jika putus sekolah terjadi akibat kurangnya minat belajar, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya pelajar agar dapat tetap menempuh jalur pendidikan.

“Pendidikan merupakan bekal dalam menentukan kehidupan di masa mendatang. Tentu, harus diberi perhatian lebih untuk mencegah anak-anak Kabupaten Berau putus sekolah,” pungkasnya. (adv)

READ  Nilai Jual TBS Jangan Sampai Rugikan Petani

BERITA POPULER