Kamis, Juni 4, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Desa Rempanga Gencarkan Pengembangan UMKM Lewat Pelatihan dan Pasar Online

TENGGARONG – Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, terus memperkuat sektor ekonomi lokal melalui program pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah desa berkomitmen mendampingi pelaku UMKM mulai dari perizinan, produksi, hingga pemasaran digital.

Kepala Desa Rempanga, Norsari, menjelaskan bahwa pelatihan UMKM menjadi salah satu fokus utama dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa program pelatihan lanjutan yang lebih komprehensif akan digelar pada tahun 2026.

“Kami sudah mengusulkan dan Insya Allah tahun 2026 akan ada pelatihan UMKM. Sebelumnya juga sudah banyak pelatihan yang kami adakan, mulai dari pengolahan ikan sampai pengemasan produk,” ujar Norsari.

Ia menambahkan, potensi utama di Desa Rempanga berasal dari sektor perikanan, sehingga banyak pelatihan difokuskan pada pengolahan hasil ikan. Produk-produk khas desa yang kini mulai dikenal luas di antaranya amplang dari ikan nila, abon ikan, dan keripik “2 Bini” yang menjadi favorit masyarakat.

“Di sini banyak pelaku UMKM yang mengolah ikan nila menjadi produk makanan. Salah satunya keripik 2 Bini yang cukup terkenal di Rempanga,” tambahnya.

Saat ini, tercatat sekitar 30 pelaku UMKM aktif mengembangkan produk lokal di berbagai bidang. Untuk memperluas jangkauan pasar, pemerintah desa juga berinovasi dengan membentuk grup pasar online melalui WhatsApp, yang mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung.

“Kami membuat grup pasar online khusus Desa Rempanga. Pelaku UMKM bisa mempromosikan produk seperti beras, ikan segar, ikan asin, hingga es. Jadi masyarakat tinggal pesan langsung lewat grup,” jelasnya.

Selain pelatihan dan pemasaran digital, Desa Rempanga juga tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan swasta untuk memperkuat fasilitasi UMKM, termasuk akses permodalan dan distribusi produk.

READ  Imbas Pemekaran Kelurahan Loa Ipuh, 77 RT Bakal Dipecah

“Kami berharap kerja sama dengan perusahaan bisa segera terealisasi agar UMKM kami semakin kuat dan berdaya saing,” tutup Norsari. (as/adv)

BERITA POPULER