TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr. Aulia Rahman Basri, menegaskan komitmennya untuk memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerahnya. Salah satu fokus utama adalah penyelesaian masalah akses keuangan melalui berbagai skema kredit yang lebih mudah dan terjangkau.
“Insya Allah, masalah keuangan hari ini akan selesai. Saya tidak hanya puas melihat berapa banyak pengajuan kredit yang masuk, tetapi lebih puas melihat berapa banyak masyarakat yang mendapat fasilitas kredit dan bisa membuka lapangan kerja,” ujar Aulia, Rabu (3/9/2025).
Menurutnya, untuk membangun sektor usaha yang tangguh dan berdaya saing, dibutuhkan tiga komponen utama, yakni ide usaha, pelaku usaha, dan modal. Pemerintah daerah kini berperan aktif dalam memfasilitasi regulasi dan legalitas agar UMKM bisa berkembang tanpa hambatan administratif.
“Jika ada kendala proses perizinan, langsung saja hubungi kami. Pemerintah siap membantu agar semuanya berjalan cepat dan transparan,” tegasnya.
Salah satu terobosan yang dilakukan ialah peluncuran program kredit “Kukar Idaman”, yang memberikan akses pembiayaan tanpa jaminan rumit. Program ini disertai fasilitas kredit emas melalui Pegadaian dengan bunga ringan, yang dinilai sangat membantu pelaku usaha kecil untuk menambah modal usaha.
Aulia juga mendorong lembaga jasa keuangan di Kukar agar lebih aktif membantu pelaku UMKM “naik kelas”, dari omzet harian ratusan ribu menjadi jutaan rupiah. Selain itu, kerja sama dengan Badan Ekspor Impor di Balikpapan kini membuka peluang bagi UMKM lokal untuk menembus pasar luar daerah.
“Apa yang kami lakukan adalah memastikan UMKM tetap produktif, lancar permodalannya, dan terus berkembang tanpa hambatan,” tutupnya. (as/adv)




