Jumat, Juni 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kukar Kekurangan Penyuluh Pertanian, Sekkab Sunggono Dorong Peran PPL Swadaya

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih menghadapi tantangan serius dalam hal ketersediaan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Jumlah tenaga penyuluh yang ada dinilai belum sebanding dengan luasnya lahan pertanian serta banyaknya kelompok tani yang memerlukan pendampingan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, mengatakan kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk mencari solusi alternatif agar kegiatan penyuluhan pertanian tetap berjalan optimal di seluruh wilayah.

“Dilihat dari jumlah petani dan luas lahan memang belum mencukupi. Maka dalam upaya pemenuhan kebutuhan PPL ini, kita lakukan dengan menghadirkan PPL swadaya atau mandiri,” ujar Sunggono, Selasa (19/8/2025).

Menurutnya, PPL swadaya adalah petani yang memiliki kemampuan khusus di bidang pertanian, kemudian dibekali dengan pelatihan teknis dan pendidikan penyuluhan, agar mampu menjadi penggerak bagi sesama petani di wilayahnya.

“Mereka juga diberikan insentif sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan daerah,” tambahnya.

Hingga saat ini, Pemkab Kukar telah memiliki sekitar 250 PPL swadaya yang aktif mendampingi kelompok tani di berbagai kecamatan. Kehadiran mereka dinilai membantu pemerintah menjangkau wilayah pertanian yang selama ini belum terlayani oleh tenaga penyuluh resmi.

Sunggono optimistis, dengan sinergi antara PPL resmi dan PPL swadaya, produktivitas pertanian Kukar dapat terus meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Sebagaimana yang diatur dalam Permentan, tugas pokok dan fungsi PPL sudah jelas. Insya Allah, dengan kolaborasi yang baik, permasalahan pertanian secara luas bisa kita atasi bersama,” pungkasnya. (as/adv)

READ  Pesta Laut Pesisir di Samboja Dongkrak Perekonomian Lokal

BERITA POPULER