Kamis, Juni 4, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dari Zona Merah Jadi Teladan Nasional, Desa Muara Wis Wakili Kaltim dalam Lomba Penurunan Stunting 2025

TENGGARONG – Perjalanan Desa Muara Wis, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi kisah inspiratif dalam upaya penurunan angka stunting di Kalimantan Timur. Desa yang dulunya berada di posisi dengan prevalensi tertinggi kini sukses bertransformasi menjadi desa percontohan nasional.

Berkat kerja keras lintas sektor, Muara Wis kini resmi mewakili Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Lomba Desa Berkinerja Baik Percepatan Penurunan Stunting Nasional 2025.

Kepala Desa Muara Wis, Kasmir, menceritakan perjalanan panjang yang ditempuh warganya untuk keluar dari zona merah stunting.

“Kecamatan Muara Wis dulu tercatat memiliki angka stunting tertinggi di Kukar. Namun berkat kerja keras bersama lintas sektor, penurunan yang terjadi sangat luar biasa sehingga desa kami dijadikan pilot project,” ujarnya.

Pada seleksi tingkat kabupaten, Muara Wis bersaing dengan empat desa lain, yaitu Desa Kota Bangun Ulu, Desa Hambau, Desa Kahala, dan Desa Rapak Lambur. Desa Muara Wis berhasil meraih peringkat tertinggi berkat kelengkapan administrasi, inovasi program, serta capaian signifikan dalam menekan angka stunting.

Kunci keberhasilan desa ini terletak pada Program Sicekatan (Singkatan dari Kolaborasi Cegah dan Atasi Stunting dengan Program Konvergensi), yang melibatkan pemerintah desa, kecamatan, TP PKK, puskesmas, PLKB, kader posyandu, KPM, serta tenaga kesehatan.

Menjelang tahap penilaian nasional, tim Desa Muara Wis menjalani wawancara virtual nominasi di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kaltim, didampingi oleh jajaran DPMD Kukar dan perwakilan TP PKK.

“Harapan kami, Desa Muara Wis bisa masuk 10 besar atau bahkan 5 besar nasional, sehingga bisa mengharumkan nama Kukar dan Kaltim,” pungkas Kasmir.

Transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat mampu mengubah wajah desa — dari titik rawan gizi menjadi contoh keberhasilan nasional dalam percepatan penurunan stunting. (as/adv)

READ  Distanak Maksimalkan Alsintan Hadapi Kendala Banjir dan Kekurangan Buruh Tanam

BERITA POPULER