TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr Aulia Rahman Basri, resmi mengumumkan peningkatan dana untuk program RT Ku-Terbaik sebagai bagian dari penguatan program Kukar Idaman Terbaik. Jika sebelumnya setiap RT menerima alokasi Rp50 juta, kini jumlahnya naik tiga kali lipat menjadi Rp150 juta per RT.
Menurut Aulia, kebijakan ini diambil untuk memperkuat peran RT sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan publik di tingkat paling bawah. Dengan peningkatan dana, diharapkan para ketua RT dapat bekerja lebih optimal dan berinovasi dalam pembangunan lingkungan.
“Program ini bukan untuk memecah belah, tetapi menjadi penguat bagi kita semua,” tegas Aulia.
Ia menekankan bahwa penguatan pendataan dan kegiatan berbasis RT sangat penting karena menjadi fondasi pembangunan dari bawah ke atas. Dengan RT yang kuat dan aktif, maka desa dan kelurahan akan lebih solid, yang pada akhirnya memperkuat kecamatan dan kabupaten secara menyeluruh.
“Kami berharap program ini dapat dikawal dengan baik sehingga tidak menimbulkan persaingan negatif seperti berlomba-lomba menjadi ketua RT hanya karena dana tersebut. Justru ini harus menjadi semangat bersama untuk memperkuat dan membangun Kukar yang lebih baik,” tambahnya.
Program RT Ku-Terbaik sendiri merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen Pemkab Kukar dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat paling bawah. Selain mendukung kegiatan pembangunan lingkungan, dana ini juga dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, peningkatan kebersihan, hingga digitalisasi administrasi RT.
Dengan peningkatan alokasi anggaran ini, pemerintah berharap setiap RT dapat berinovasi dalam tata kelola lingkungan, memperbaiki sistem pendataan warga, dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi bentuk nyata dari visi Kukar Idaman Terbaik, yaitu membangun daerah dengan memperkuat struktur sosial dan administrasi dari akar pemerintahan terkecil. (as/adv)




