Kamis, Juni 4, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Kukar Libatkan Disabilitas dalam Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih

TENGGARONG – Peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tahun ini berlangsung dengan nuansa istimewa. Gerakan pemasangan bendera Merah Putih yang dimulai serentak sejak Jumat (1/8/2025) melibatkan partisipasi aktif kaum disabilitas, menjadikannya simbol inklusivitas dan kebersamaan tanpa batas.

Dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, kegiatan ini tidak hanya sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud penghargaan terhadap seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok difabel, dalam membangun semangat persatuan.

“Pengibaran bendera bukan hanya simbol, melainkan cara kita menumbuhkan kembali rasa cinta Tanah Air dari semua kalangan,” tegas Aulia.

Di pusat kota Tenggarong, para penyandang disabilitas dari berbagai komunitas tampak antusias mengikuti gerakan tersebut. Bahkan, sebagian dari mereka turut mengibarkan bendera bersama Bupati sebagai bagian dari Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih.

Menurut Aulia, pelibatan kelompok disabilitas menjadi cermin visi Kukar sebagai daerah inklusif yang menjunjung tinggi nilai kesetaraan. “Pembangunan bukan hanya infrastruktur, tetapi juga bagaimana menyatukan seluruh komponen masyarakat untuk bergerak bersama,” ujarnya.

Selain bentuk penghormatan pada jasa para pahlawan, gerakan ini juga diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat patriotisme yang kian memudar. Bupati mengajak seluruh warga untuk memasang bendera di rumah, kantor, hingga fasilitas umum sepanjang bulan Agustus.

“Semangat kemerdekaan harus kita rawat. Jadikan bulan ini sebagai refleksi dan tekad bersama untuk terus memajukan Kukar,” kata Aulia.

Pesan khusus ia sampaikan kepada generasi muda agar menjadikan momentum kemerdekaan sebagai pemantik inovasi dan kontribusi nyata. “Pemuda Kukar harus menjadi penggerak perubahan. Daerah ini butuh energi segar dari anak-anak mudanya,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga menjadi pembuka dari rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Kukar yang dipastikan lebih semarak. Berbagai agenda seni, budaya, hingga olahraga telah disiapkan, termasuk ruang khusus bagi komunitas disabilitas untuk turut ambil bagian.

READ  Desa Rempanga Gencarkan Pengembangan UMKM Lewat Pelatihan dan Pasar Online

“Insya Allah, pada 17 Agustus nanti kita akan memperingati kemerdekaan dengan lebih khidmat dan penuh makna. Kukar adalah rumah bersama, tempat setiap orang bisa berkontribusi,” tutup Aulia. (Adv/NC)

BERITA POPULER