TENGGARONG – Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar), Sayid Fathullah, mendorong lembaga pendidikan tinggi di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) dan sejumlah universitas lain, untuk membuka program studi pendidikan koperasi pada jenjang D1, D2, dan D3.
Menurutnya, kehadiran program studi tersebut akan melahirkan sumber daya manusia yang profesional, terampil, dan memiliki pengetahuan memadai untuk mengelola koperasi secara efektif.
“Pengelolaan koperasi yang profesional adalah kunci keberhasilan dan keberlanjutan usaha. Karena itu, kami berharap perguruan tinggi seperti Unikarta dan universitas lain di Kaltim bisa berperan aktif menyiapkan program studi pendidikan koperasi,” ujarnya.
Usulan ini menjadi bagian dari strategi Disperindag Kukar untuk memperkuat koperasi sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan. Dengan SDM yang kompeten, koperasi diharapkan mampu mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Sayid juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, lembaga pendidikan, dan pelaku koperasi menurutnya perlu bersinergi agar program ini benar-benar terwujud dan berdampak positif bagi pengembangan koperasi di Kukar maupun Kaltim secara lebih luas. “Kolaborasi ini akan memperkuat fondasi koperasi sebagai pilar ekonomi yang inklusif,” tambahnya.
Ia menegaskan, langkah ini selaras dengan visi pemerintah daerah untuk memperkuat UMKM dan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Dengan dukungan SDM yang mumpuni, koperasi di Kukar diharapkan mampu mengoptimalkan potensi sumber daya lokal sekaligus membuka peluang usaha baru yang inovatif. (Adv/NC)




