TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menyalurkan ratusan bantuan bagi kelompok nelayan dan pengolah hasil perikanan di Kecamatan Muara Badak. Bantuan ini diserahkan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin.
Ratusan warga menyambut kedatangan rombongan di Dermaga Baru, Desa Muara Badak Ilir. Dalam kesempatan itu, Aulia menyampaikan bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem perikanan yang lebih kuat.
“Nelayan menangkap ikan, lalu hasilnya bisa langsung diolah dan disimpan dengan fasilitas yang memadai. Dengan begitu kualitas ikan tetap terjaga,” kata Aulia.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari 225 unit freezer untuk kelompok pengolah hasil perikanan (Poklahsar), 78 unit perahu fiber, 55 unit mesin diesel, serta 35 unit mesin ketinting yang diberikan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan setempat.
Menurut Aulia, dukungan ini tidak hanya dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendorong lahirnya produk olahan bernilai tambah. Beberapa kelompok di Muara Badak kini sudah mulai mengolah hasil tangkapan menjadi amplang, kerupuk ikan, hingga produk turunan lainnya.
Program bantuan tersebut masuk dalam agenda Kukar Idaman Terbaik. Tahun ini, Pemkab Kukar menargetkan penyaluran 100 ribu bantuan untuk nelayan dan pembudidaya ikan produktif di seluruh wilayah. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding program sebelumnya yang hanya 25 ribu bantuan.
“Dengan bantuan yang lebih besar, kami berharap sektor perikanan di Kukar bisa berkembang pesat sekaligus menyejahterakan masyarakat pesisir,” ujar Aulia. (adv)




