Sabtu, Juni 6, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dorong Ekonomi Wilayah Pesisir, Pemkab Siapkan Pabrik Olahan Rumput Laut

TENGGARONG – Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan potensi rumput laut sebagai salah satu penopang ekonomi wilayah pesisir. Kecamatan Muara Badak menjadi sentra utama, dengan lahan budidaya yang mencapai lebih dari 3.600 hektare.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan hasil panen rumput laut di Muara Badak sangat menjanjikan. Ia menilai dengan pengelolaan yang tepat, sektor ini bisa menjadi sumber kesejahteraan baru bagi masyarakat pesisir.

“Potensinya luar biasa, dan ini bukan hanya soal panen, tapi bagaimana kita memaksimalkan hasilnya agar benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Aulia.

Untuk itu, pemerintah daerah menyiapkan langkah strategis melalui pembangunan pabrik pengolahan rumput laut di Muara Badak. Pabrik tersebut dirancang untuk mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah, seperti bubuk rumput laut berkualitas tinggi, yang bisa dipasarkan ke industri maupun UMKM.

Meski bangunan utama telah selesai, pabrik dengan kapasitas produksi hingga 20 ton per hari itu belum bisa beroperasi penuh. Beberapa infrastruktur pendukung, termasuk sistem pengolahan limbah, masih harus disempurnakan.

“Insya Allah dalam waktu dekat bisa segera difungsikan. Ini penting supaya hasil panen petani bisa langsung terserap di daerah kita, bukan dijual mentah keluar,” ujar Aulia.

Pemkab Kukar berharap keberadaan pabrik ini tidak hanya meningkatkan harga jual rumput laut, tetapi juga membuka peluang usaha turunan serta menarik minat generasi muda untuk terjun di sektor perikanan dan kelautan.

“Dengan adanya pengolahan lokal, kita ingin masyarakat pesisir benar-benar mendapat nilai tambah dari budidaya rumput laut,” pungkas Aulia. (adv)

READ  Wabup Serahkan 84 Mesin Diesel dan Perahu Fiber

BERITA POPULER