TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menyalurkan bantuan bagi nelayan dan pembudidaya ikan. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), ratusan alat produksi perikanan dibagikan kepada kelompok usaha di Kecamatan Muara Badak.
Bantuan tersebut terdiri dari 225 unit mesin pendingin, 78 perahu, 55 mesin diesel, serta 35 mesin ketinting. Seluruhnya diserahkan kepada 11 Kelompok Pengolahan dan Pemasaran (Poklahsar) serta 17 Kelompok Usaha Bersama (KUB).
“Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kukar untuk meningkatkan produktivitas nelayan dan pembudidaya ikan,” kata Kepala DKP Kukar, Muslik.
Selain menyerahkan bantuan, Pemkab Kukar juga menggelar panen rumput laut di lahan seluas 1.000 hektare di pesisir Muara Badak. Lahan itu baru sebagian kecil dari potensi 3.600 hektare yang tersedia di wilayah tersebut.
Program bantuan nelayan ini menjadi salah satu prioritas pasangan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026, tercatat target 25 ribu bantuan untuk nelayan dan pembudidaya ikan produktif.
Ke depan, program itu akan diperluas. Dalam penyusunan RPJMD baru, pemerintah menargetkan peningkatan hingga 100 ribu bantuan. Dengan program ini, Pemkab Kukar berharap kesejahteraan nelayan meningkat sekaligus memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.
“Kukar Idaman ke depan akan fokus memperbesar dukungan bagi nelayan agar lebih berdaya saing,” tutupnya. (adv)




