Sabtu, Juni 6, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkab Kukar Genjot Modernisasi Pertanian lewat Petani Milenial

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) semakin serius menggarap sektor pertanian berbasis generasi muda. Lewat program Brigade Pangan, ratusan petani milenial kini terlibat aktif mengelola pertanian modern dengan dukungan alat dan teknologi pertanian mutakhir.

Bupati Kukar, Edi Damansyah menyampaikan jumlah petani milenial di Kukar kini sudah mencapai 500 orang. Kehadiran mereka dinilai penting untuk mengimbangi penurunan jumlah rumah tangga petani konvensional yang terus berkurang.

“Data kita menunjukkan tren positif. Petani milenial terus tumbuh dan siap mengisi kekosongan regenerasi petani. Ini bagian dari investasi SDM (sumber daya manusia) pertanian ke depan,” ujar Edi, Sabtu (12/4/2025).

Untuk mendukung keberhasilan program ini, Kukar mendapat kucuran dana dari Kementerian Pertanian (Kementan) sebesar Rp 47,4 miliar. Bantuan itu diberikan dalam bentuk alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti traktor, drone penyemprot, hingga mesin tanam modern. Bantuan ini sekaligus menyasar optimalisasi lahan rawa seluas 2.392 hektare yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Marangkayu, Samboja, Anggana, dan Tenggarong.

“Anak-anak muda sekarang sudah akrab dengan teknologi. Penggunaan alsintan seperti drone penyemprot sangat pas dengan karakter mereka,” imbuh Edi.

Selain dari Kementan, Pemkab juga turut mengembangkan lahan pertanian eksisting melalui pembangunan infrastruktur pendukung seperti embung, sumur bor, dan jalan usaha tani. Program ini selaras dengan Misi ke-3 Kukar Idaman, yakni memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Edi menambahkan Pemkab akan terus bersinergi dengan unsur TNI, termasuk Kodim 0906/Kukar, agar pelaksanaan program di lapangan berjalan maksimal. “Saya optimistis kalau ini terus dikawal dan didukung semua pihak, Kukar bisa jadi contoh sukses modernisasi pertanian yang berbasis milenial,” tutup Edi. (adv)

READ  Sujarwo: Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian

BERITA POPULER